Perintisan

Desa Suluun Tiga terletak di pegunungan dengan ketinggian kurang lebih 450-510 Meter di atas permukaan laut. Bila memasuki Desa Suluun Tiga yaitu dari arah timur, sepanjang jalan terbentang luas panorama alam yang indah dengan hamparan tanaman cengkih yang merupakan tanaman primadona masyarakat Suluun di masa jayanya harga cengkih.

Early pioneers of Suluun Village

TONAAS KOYANSOW

Tonaas Koyansow adalah Tonaas In Uma (Kepala Pertanian), Bukan pendiri Kampung SULUUN Kemahirannya hanya dibidang Pertanian.

TONAAS PALAR

Tonaas Palar adalah Tonaas Yang mendirikan Kampung. Kemahirannya adalah berburu. Suatu ketika ia sedang mengejar hewan buruannya, ia tiba pada areal yang sekarang menjadi Pemukiman Suluun. Ia mengamati bahwa Lokasi ini cocok dan baik untuk dijadikan tempat pemukiman. Maka Tonaas Palar menentukan waktu yang baik untuk merintis dan atau mendirikan desa baru dan sebagai bukti ditengah Desa Suluun terdapat WARUGA PALAR

Early settlement challenges

Pendirian Desa Suluun

Pendirian Kampung (Tumani Roong)

Desa Suluun diperkirakan didirikan pada akhir abad ke-XVII dan tidak dapat ditentukan oleh data yang dapat diterima dan atau mendukung kepastian tahun berapa Desa SULUUN didirikan.

Proses Terbentuknya Nama Desa

Suluun berasal dari kata Tontemboan 'Sulu I Serap' artinya Sudah Bercahaya. Suluum asal katanya 'Sulu' artinya 'Cahaya Bulan'. Kata atau nama Suluun terungkap ketika Tonaas Palar hendak meletakkan Batu Dasar dalam bahasa Tontemboan disebut 'Tuur Ro Towa' Atau 'Tumotowa'. Tepat setelah cahaya Bulan bulan purnama menyinari tempat yang telah disediakan untuk memasang Batu Dasar / Tumotowa, Maka Tonaas Palar mengucapkan Suluum yang karena perubahan ucapan menjadi Suluun. Jadi Suluun Didirikan disaat Bulan Purnama.

Village establishment ceremony